Sejarah

  • By Super User
  • In menuutama
  • Posted 18 Agustus 2016

Universitas Airlangga yang lahir pada tahun 1954 dan sebagai salah satu Universitas terkemuka di Indonesia akan berusia 62 tahun di tahun 2016. Walaupun demikian upaya untuk mengkoordinir kegiatan penelitian baru dimulai sejak ada undangan untuk ikut serta Pameran Riset Nasional tahun 1965. Prakarsa untuk mengadakan koordinasi kegiatan penelitian timbul dari Fakultas Kedokteran. Walaupun telah ada badan koordinasi penelitian, perkembangan penelitian ini di Universitas Airlangga sampai memasuki Repelita I tahun 1969 masih dalam kondisi tidak menentu.

Pada tanggal 1 April 1970 dengan Surat Keputusan Rektor Nomor 488/II/U/1969 dibentuk Pusat Penelitian Universitas Airlangga dengan tugas mengkoordinir dan membina panitia penelitian yang waktu berada di fakultas. Bersumber dari berita Penelitian Nomor I tahun 1970 terbitan Pusat Penelitian Universitas Airlangga, terungkap ketidakseimbangan dalam jumlah penelitian yang dihasilkan oleh tiap-tiap fakultas, dengan sebaran sebagai berikut :

1) Fakultas Kedokteran 12 judul
2) Fakultas Kedokteran Gigi 2 judul
3) Fakultas Hukum 1 judul
4) Fakultas Ekonomi 3 Judul
5) Fakultas Farmasi 2 judul

Tahun 1971 pembinaan kegiatan penelitian di Universitas Airlangga memasuki era pengembangan berencana. Dalam rencana induk pengembangan Universitas Airlangga 1971-1979, terungkap bahwa untuk jangka sepuluh tahun itu direncanakan untuk melaksanakan 298 judul penelitian oleh 6 fakultas yang ada di Universitas Airlangga, dengan sebaran sebagai berikut :
1) Fakultas Kedokteran 204 judul
2) Fakultas Kedokteran Gigi 39 judul
3) Fakultas Hukum 9 judul
4) Fakultas Ekonomi 6 judul
5) Fakultas Farmasi 25 judul
6) Fakultas Kedokteran Hewan 25 judul

Bidang ilmu yang akan dikembangkan melalui program penelitian itu meliputi: Ilmu Kedokteran, Biologi, Kimia, Hukum, Ekonomi, Pemerintahan, Sosiologi, Pertanian, Teknik Gigi dan Metalurgi.
Terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 1980 memberikan iklim baru bagi perkembangan penelitian di Universitas Airlangga. Pada tanggal 18 Januari 1984 Universitas Airlangga mendidirikan Lembaga Penelitian sejak saat itu pengelolaan kegiatan penelitian di Universitas Airlangga dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian yang membawahi 5 pusat penelitian yaitu:

  • Pusat Penelitian Pengembangan Regional;
  • Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum;
  • Pusat Penelitian Kesehatan Lingkungan (dalam perkembangannya, sesuai Statuta Universitas Airlangga tahun 1992 berubah nama menjadi Pusat Penelitian Lingkungan Hidup
  • Pusat Penelitian dan Pengembangan Obat Tradisional;
  • Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi;

Sedangkan para pejabatnya terdiri dari Kepala dan Sekretaris diangkat dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 31072/A2.I.2/c/1986 tanggal 3 April 1986.
Untuk mengikuti perkembangan ilmu dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat utamanya ilmu-ilmu terapan, mulai tahun 1991 sampai dengan tahun 1994, pusat penelitian bertambah lagi sebanyak 5 pusat penelitian yaitu :

  1. Pusat Penelitian/Studi Wanita;
  2. Pusat Penelitian Olahraga;
  3. Pusat Penelitian Bioenergi;
  4. Pusat Penelitian Kependudukan dan Pembangunan;
  5. Pusat Penelitian/Studi Kesehatan Reproduksi;

sejak saat itu Lembaga Penelitian membawahi 10 (sepuluh) Pusat Penelitian.
Tugas Pokok, Fungsi, Visi, Misi, maupun Struktur Organisasi masih tetap mengacu pada Pendirian Lembaga Penelitian Universitas Airlangga berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 1982 tanggal 7 September 1982 tentang Susunan Organisasi Universitas Airlangga. Selanjutnya terjabarkan pada Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0192/0/1995 tanggal 18 Juli 1995 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Airlangga.

Lebih lanjut berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Airlangga Nomor 484/JO3/KP/2005, pada tanggal 15 Maret 2005, tentang Penggabungan Lembaga Penelitian dan Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Airlangga, merupakan awal berdirinya Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Airlangga

Pada tahun 2015, berdasarkan Keputusan Rektor nomor 1280/UN3/KR/2015, tanggal 20 Agustus 2015. Tugas pokok dan fungsi dari LPPM dialihkan ke 3 lembaga baru yang dibentuk, yaitu Lembaga Penelitian dan Inovasi (LPI), Lembaga Pengabdian, Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat (LP4M) dan Lembaga Pengembangan Produk Akademik dan Hak Kekayaan Intelektual (LPPA-HKI).

Semenjak tahun 1970 hingga sekarang, lembaga ini telah mengalami beberapa kali pergantian pimpinan.
1. Prof. Dr. dr. A.A. Loedin
Asisten Rektor IV Bidang Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Masa bakti : 1976 – 1981
2. Prof. Dr. dr. Marsetio Donosepoetro
Ketua Lembaga Penelitian
Masa bakti : 1981 – 1984
3. Prof. dr. Soeharto Setokoesoemo
Ketua Lembaga Penelitian
Masa bakti: 1984-1989
Prof. Dr. med. Dr. Puruhito
Sekretaris Lembaga Penelitian
Masa bakti: 1982-1989
4. Prof. Dr. dr. H. Soedijono
Sekretaris Lembaga Penelitian 1989-1992
Ketua Lembaga Penelitian 1992-1994
5. Prof. Dr. Noor Cholies Zaini,
Ketua Lembaga Penelitian
Masa bakti: 1994-2000
6. Prof. Dr. H. Sarmanu, MS
Sekretaris Lembaga Penelitian 1992-2000
Ketua Lembaga Penelitian 2000-2004
Ketua LPPM 2005 – 2007
7. Prof. Dr. Bambang Sektiari Luliswanto, DEA., Drh.
Ketua LPPM 2008 – 2010
Dr. Hj. Sri Iswati, SE, Ak.
Sekretaris 2008 – 2010
8. Prof. Dr. Djoko Agus Purwanto, MS., Apt.
Ketua LPPM 2010 – 2015
Dr. Hj. Sri Iswati, SE, Ak.
Sekretaris 2010 – 2015
9. Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, Drs., M.Kom
Ketua LP4M 2015 – sekarang
Dr. Sri Hidanah, Ir., MS.
Sekretaris 2015 – sekarang

Sumber : LP4M UNIVERSITAS AIRLANGGA

Hits 507