KKN-BBM TEMATIK PERIODE 56 Bantu Sukseskan Program Pemerintah Revolusi Mental

  • By Super User
  • In LP4M News
  • Posted 10 Agustus 2017

Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM)  Tematik 56 Universitas Airlangga surabaya menggelar pengobatan gratis dengan mengusung tema revolusi mental untuk membantu program pemerintah khususnya kementerian koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan  di desa Lundo kecamatan benjeng kabupaten gresik (9/8/2017)rabu.

Secara resmi dengan mengucapkan bismillah kepala desa Lundo, yakni Drs. Dakhlan Kartodiharjo M.pd membuka acara kegiatan bakti sosial universitas airlangga tersebut di pendopo ‎desa lundo.

‎"Kami selaku kepala desa menyambut baik kegiatan adik-adik universitas airlangga ini, dengan menggelar bakti sosial pengobatan gratis untuk masyarakat kami ini."Ujar Dakhlan Kartodiharjo dalam sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan dengan kegiatan semacam ini diharapkan masyarakat kami sadar tentang kesehatan ‎,terutama bagaimana cara memelihara kesehatan juga pentingnya menjaga kesehatan terutama dirinya sendiri."tambahnya.

Sementara ketua panitia KKN ‎BBM tematika 56, Fatih menyampaikan bahwa kegiatan baksos pengobatan gratis ini kami mengunakan sistem kupon untuk masyarakat,tetap sentralnya adalah desa Lundo kecamatan benjeng dan tidak menutup kemungkinan masyarakat sekitar wilayah desa ini."Ungkap Fatih.

"Dua ratus lima puluh kami sebarkan kupon ke masyarakat, seratus dua puluh desa Lundo, tujuh puluh desa sekitar dan enam puluh masyarakat umum yang membutuhkan pengobatan."tambahnya.

Dr.Makhfudli,S.Kep.,Ns.,M.Ked.Trop selaku penanggung jawab KKN BBM tematika 56 wilayah kabupaten gresik hadir dalam rangkaian acara bhakti sosial mengatakan bahwa KKN BBM tematika 56 ini kami fokuskan membangun sumber daya manusianya sadar kesehatan dan juga membantu program pemerintah dalam hal revolusi mental yang gencar dilakukan oleh kementerian koordinator Pembangunan manusia dan kebudayaan ( KPMK) ."Pungkas Dr.Makhfudli.

Menurut Dr.Makhfudli dipilihnya desa Lundo ini karena desa ini juga paling pinggir dari kabupaten gresik dan perlu sentuhan kesehatan namun desa ini juga ada alumni universitas airlangga untuk itu perlu ada ikatan alumni yang kuat di almamater biru airlangga sehingga ada generasi baru dari masyarakat Lundo ini nantinya untuk meneruskan kuliahnya di universitas airlangga."katanya.

Dengan adanya pengobatan gratis ini merupakan momentum yang tepat bagi kami,seperti tutur Kasri (57)th warga desa lundo tersebut.

"Mumpung kami habis jatuh terus kaki kami bengkak sampai sekarang belum sembuh,untuk itu kami perlu berobat mas."terang Kasri ketika menunggu antrian untuk berobat gratis itu.

Hits 297